Sabtu, 02 Mei 2015

Kementrian Riset, teknologi dan Pendidikan Tinggi sepertinya akan membuat terobosan baru. Rencananya mulai tahun depan ujian  nasional (UN) akan dipertimbangkan menjadi penentu masuknya ke Perguruan Tinggi.

Rencana ini muncul setelah Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi menyadari bahwa peserta didik di tingkat sma harus berjuang keras untuk menghadapi UN. "kami akan lihat kondisinya nanti, jika memungkinkan tahun depan hasil UN akan saya evaluasi dan dipergunakan sebagai pengukur langsung untuk penerimaan mahasiswa baru", kata Mohammad Nasir, Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Indonesia, Sabtu 2 Mei 2015.

Namun hal tersebut tidak serta merta langsung dilaksanakan dan dijadikan penetu tahun depan. Menurut Nasir pihaknya lebih dulu akan melakukan evaluasi terhadap kelangsungan UN dan hasil yang didapatkan pada tahun ini.

Para pihak akan mengevaluasi dahulu seluruh pelaksanaan UN tahun ini, kalau semuanya sudah dilakukan dengan baik dan jujur maka dari pihak  menteri yakin hal ini bisa dilakukan pada tahun 2016 nanti.

Kita tahu bahwa UN sudah lama dilaksanakan dalam tahun-tahun belakangan ini, ada juga isu bahwa UN akan dihapuskan tetapi banyak juga isu yang berkembang kalau UN tidak akan dihapuskan karena dapat mengukur potensi siswa-siswi dalam mengevaluasi hasil belajarnya. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar